SCR 220VAC THYRISTOR 4000W DIMMER SPEED CONTROLLER MOTOR WITH FUSE

Rp29.100

Stok habis

SKU: MTR-0013

Spesifikasi

Informasi Spesifikasi

Berat52 gram
Dimensi1 × 0,6 × 0,3 cm

Deskripsi

MTR-0013
=========

Deskripsi:
=================
Mudah digunakan, cukup dengan memutar potensiometer untuk mengatur tegangan output min/max pada tegangan AC PLN 220V. Sangat cocok untuk penggunaan pada jenis Universal Motor.
Bisa digunakan pada mengontorol temperature heater, kecepatan fan/bor tangan/motor AC (Non Induction Motor), dll
Tidak cocok untuk Induction dan synchronous motor.

Spesifikasi:
=================
– Tegangan Input : AC 220V
– Daya Maksimum : 4000 Watt
– Tegangan Output : AC (adjustable)
– Fused 20A

Paket:
=================
1 x SCR 220VAC THYRISTOR 4000W DIMMER SPEED CONTROLLER MOTOR WITH FUSE

Pertanyaan Sebelum Membeli

Apakah modul ini bisa untuk lampu LED atau lampu neon/TL?

Tidak disarankan. Modul SCR dimmer ini hanya kompatibel dengan beban resistif dan induktif seperti lampu pijar, lampu halogen, motor AC, dan elemen pemanas. Lampu LED dan neon/TL memiliki karakteristik berbeda dan dapat rusak jika dihubungkan ke SCR dimmer.

Apakah aman digunakan langsung di listrik 220V rumah?

Modul ini memang dirancang untuk 220V AC, namun karena bekerja dengan tegangan berbahaya, wajib menggunakan casing/box yang aman dan pastikan instalasi dilakukan dengan hati-hati. Jangan menyentuh komponen saat terhubung ke listrik.

Bisa untuk mengatur kecepatan mesin bor atau gerinda?

Bisa, selama motor pada peralatan tersebut adalah motor AC universal (brush motor) dan daya totalnya tidak melebihi rating modul. Motor AC induksi (tanpa sikat) tidak cocok dikontrol dengan SCR dimmer.

Fuse 20A-nya sudah terpasang atau terpisah?

Fuse sudah terintegrasi dalam modul sebagai proteksi bawaan. Jika fuse putus akibat beban berlebih, dapat diganti dengan fuse 20A standar yang mudah ditemukan di pasaran.

Apakah bisa dikontrol otomatis via Arduino atau mikrokontroler?

Tidak secara langsung. Modul ini dirancang untuk kontrol manual via potensio. Untuk kontrol otomatis via Arduino diperlukan rangkaian tambahan (zero-crossing detection + optocoupler) yang cukup kompleks dan berisiko tinggi karena melibatkan tegangan AC 220V.

Review Pembeli

0 reviews
0
0
0
0
0

Belum ada ulasan.

Hanya pelanggan yang sudah login dan telah membeli produk ini yang dapat memberikan ulasan.