MODULE SENSOR KELEMBABAN TANAH SOIL HUMIDITY MOISTURE SENSOR MODUL

Rp8.800

36 Items sold in last 48 months

Stok habis

SKU: SEN-0011

Spesifikasi

Informasi Spesifikasi

Berat52 gram
Dimensi0,65 × 0,2 × 0,07 cm

Deskripsi

SEN-0011
========

Description:
=================================
Sensor ini merupakan sensor yang dapaty kita gunakan untuk mendeteksi kelembaban tanah nih gan. biasanya untuk project penyiraman otomatis misalnya, dan sebagainya

Spesifikasi:
=================================
– Operating voltage: 3.3V~5V.
– Adjustable sensitivity (shown in blue digital potentiometer adjustment)
– Dual output mode,analog output more accurate.
– A fixed bolt hole for easy installation.
– With power indicator (red) and digital switching output indicator (green).
– Having LM393 comparator chip, stable.
– Panel PCB Dimension: 3cm x 1.5cm.
– Soil Probe Dimension: 6cm x 2cm.
– Cable Length: 21cm.

Wire:
=================================
VCC: 3.3V-5V.
GND: GND.
DO: digital output interface(0 and 1).
AO: analog output interface.

PRODUK TERKAIT
==============================
– Sensor Lainya:

– Arduino Compatible:

– Display:

Paket :
=================================
1. 1 x Soil moisture detector module
2. 1 x Probe
3. 5 x Jumper Cables

UNTUK HARGA GROSIR CHAT US ^^

Pertanyaan Sebelum Membeli

Bagaimana cara sensor ini mendeteksi kelembaban di dalam tanah?

Sensor ini bekerja menggunakan prinsip resistansi. Dua probe tembaga pada sensor akan mengalirkan arus listrik melalui tanah. Karena air adalah konduktor listrik yang baik, tanah yang basah akan memiliki hambatan (resistance) yang rendah, sedangkan tanah kering memiliki hambatan tinggi. Perbedaan ini diubah menjadi nilai tegangan oleh modul komparator.

Apa perbedaan antara output Analog (AO) dan Digital (DO) pada modul ini?

Analog Output (AO): Memberikan rentang nilai (misalnya 0–1023 pada Arduino) yang menunjukkan tingkat kebasahan secara spesifik. Sangat berguna jika kamu ingin tahu persis seberapa lembab tanahnya.

Digital Output (DO): Memberikan sinyal 0 atau 1. Sinyal ini akan berubah ketika tanah mencapai tingkat kekeringan tertentu yang sudah kamu atur melalui potensiometer.

Mengapa ujung probe sensor saya sering berkarat atau terkikis?

Ini adalah kelemahan umum sensor tipe resistif karena adanya proses elektrolisis (reaksi kimia saat arus listrik mengalir di media basah). Tips: Jangan memberi daya pada sensor terus-menerus. Nyalakan daya sensor melalui pin digital hanya saat akan mengambil data, lalu matikan kembali.

Apakah sensor ini bisa langsung menyalakan pompa air?

Tidak secara langsung. Sinyal dari sensor terlalu kecil untuk menggerakkan pompa. Kamu membutuhkan Modul Relay sebagai saklar perantara antara mikrokontroler (Arduino/ESP32) dan pompa air.

Bagaimana cara mengatur ambang batas (threshold) penyiraman?

Pada modul driver (papan kecil biru), terdapat Potensiometer. Putar menggunakan obeng kecil sambil memantau lampu indikator. Atur hingga lampu menyala pada kondisi tanah yang menurutmu sudah "cukup kering" untuk disiram.

Review Pembeli

0 reviews
0
0
0
0
0

Belum ada ulasan.

Hanya pelanggan yang sudah login dan telah membeli produk ini yang dapat memberikan ulasan.