KY-023 ANALOG DUAL AXIS XY JOYSTICK MODULE FOR ARDUINO

KY-023 ANALOG DUAL AXIS XY JOYSTICK MODULE FOR ARDUINO

KY-023 ANALOG DUAL AXIS XY JOYSTICK MODULE FOR ARDUINO

SKU: SEN-0033

KY-023 Dual Axis XY Joystick Module adalah perangkat kontroler analog-digital yang sangat intuitif. Dengan desain yang menyerupai joystick pada game controller modern, modul ini memberikan pengalaman kendali yang sangat presisi dan nyaman bagi pengguna.

Modul ini memiliki 5 pin utama: GND, +5V, VRx (Sumbu X), VRy (Sumbu Y), dan SW (Switch). Karena output sumbu X dan Y bersifat analog, kamu memerlukan dua pin ADC (Analog-to-Digital Converter) pada mikrokontroler untuk membaca arah gerakannya secara real-time.
Bagaimana cara kerja joystick ini secara teknis?

Joystick ini sebenarnya terdiri dari dua buah Potensiometer 10k Ohm yang dipasang secara tegak lurus (untuk sumbu X dan Y) serta satu buah Tactile Switch (tombol tekan) di bagian tengah. Saat kamu menggerakkan gagang joystick, nilai hambatan pada potensiometer berubah, yang kemudian dibaca sebagai perubahan tegangan analog oleh Arduino.

Berapa nilai pembacaan yang dihasilkan saat joystick di posisi tengah?

Karena menggunakan sistem analog 10-bit pada Arduino (0–1023), posisi tengah (diam) biasanya akan memberikan nilai sekitar 512 untuk masing-masing sumbu X dan Y. Namun, karena variasi mekanis, nilai ini bisa sedikit bergeser (misalnya 505 atau 520), sehingga kamu mungkin perlu melakukan sedikit kalibrasi di dalam kode.

Apa fungsi pin “SW” pada modul ini?

Pin SW (Switch) terhubung ke tombol tekan yang aktif saat kamu menekan gagang joystick ke bawah. Sama seperti tombol pada joystick PS2 atau Xbox, pin ini memberikan sinyal digital (biasanya membutuhkan resistor pull-up internal agar terbaca HIGH saat diam dan LOW saat ditekan).

Apakah joystick ini bisa digunakan pada tegangan 3.3V (seperti ESP32/Raspberry Pi)?

Bisa. Modul ini bersifat pasif dan akan mengikuti tegangan input (VCC) yang diberikan. Jika kamu memberikan daya 3.3V, maka rentang output analognya juga akan berada di kisaran 0V hingga 3.3V.

Mengapa pergerakan kursor/robot saya sedikit bergetar (jitter)?

Hal ini umum terjadi pada sensor analog. Kamu bisa mengatasinya dengan menambahkan Deadzone di dalam kode program. Contohnya, abaikan perubahan nilai jika masih berada di rentang 500–524 agar joystick benar-benar dianggap “diam” saat di posisi tengah.