Cara Menggunakan Photoresistor
Proyek kecil ini akan menunjukkan kepada kamu cara menggunakan sebuah photoresistor. Kita akan menampilkan nilai analog pada Serial Monitor.


Komponen yang Digunakan
Perangkat keras:
- Arduino Uno
- Photoresistor (LDR)
- Resistor (biasanya 10 kΩ)
- Breadboard
- Kabel jumper
Perangkat lunak:
- Arduino IDE
Operasi dan penggunaan
Photoresistor adalah komponen elektronik yang nilai resistansinya berubah sesuai dengan jumlah cahaya yang diterima (resistansinya menurun ketika terkena cahaya). Photoresistor terbuat dari pita cadmium sulphide, yaitu sebuah bahan semikonduktor. Ketika foton mengenai pita tersebut, elektron dapat bergerak melalui semikonduktor. Penggunaan utama photoresistor adalah untuk pengukuran intensitas cahaya (kamera, sistem deteksi, dan sebagainya).
Kode
Pada bagian void setup, kita melakukan inisialisasi Serial Monitor
void setup() {
Serial.begin(9600);
}Kemudian, kita membaca nilai analog yang berasal dari photoresistor dan mendefinisikannya sebagai “value”:
void loop() {
int value = analogRead(A0);Dan kita menuliskan nilai tersebut pada Serial Monitor:
Serial.println("Analog Value :");
Serial.println(value);
delay(250);
}Koneksi


Photoresistor
Pin pertama → 5V
Pin kedua → A0 (sebuah resistor dihubungkan ke GND dan ke pin kedua photoresistor).
Kode
void setup() {
Serial.begin(9600);
}
void loop() {
int value = analogRead(A0);
Serial.println(“Analog value : “);
Serial.println(value);
delay(250);
}
Credit













