Sensor Daya INA219 CJMCU-219 I2C – Modul Pengukur Arus, Tegangan, dan Daya Presisi untuk Arduino & ESP32

Rp28.000

1 Item sold in last 48 months

Tersedia

SKU: SEN-0072

Spesifikasi

Informasi Spesifikasi

Berat22 gram
Dimensi1 × 1 × 1 cm

Deskripsi

SEN-0072
========

==== Deskripsi ====
Pernah bingung cara tahu berapa daya yang dipakai alat kamu?
Kadang tegangannya stabil, tapi arusnya gak ketebak — hasilnya proyek malah error
Nih, INA219 CJMCU-219 bisa jadi “mata” buat sistem power kamu, Insan Bangor!
Gak cuma baca tegangan, tapi juga arus dan daya secara real-time, langsung lewat I2C.

INA219 CJMCU-219 adalah modul sensor daya presisi tinggi berbasis chip Texas Instruments INA219.
Modul ini mampu mengukur tegangan hingga 26V dan arus hingga ±3.2A, dengan komunikasi digital I2C (dua kabel saja: SDA & SCL) — jadi gampang banget diintegrasikan ke Arduino, ESP32, Raspberry Pi, dan mikrokontroler lainnya.

Cocok banget buat proyek power monitoring, solar system, baterai Li-ion, robotik, dan IoT, di mana kamu butuh data konsumsi daya yang akurat.

==== Spesifikasi ====
– Dapat mengukur Tegangan, Arus dan Daya listrik pada beban
– Interface I2C (SDA SCL)
– Dapat diubah I2C addressnya (available 16 address)
– Dapat diparalel hingga 16 address berbeda dalam 1 komunikasi
– Akurasi pengukuran sangat bagus (miss 0.5%)
– Power supply : 3.3v – 5v
– Data level : 3.3v-5v
– Pengukuran tegangan : 0 ~ +26V DC
– Pengukuran arus : 0 ~ 3.2A
–  Resolusi pengukuran: 12-bit ADC (tegangan, arus, dan daya)
Akurasi: ±1%
Alamat I2C default: 0x40 (dapat diubah via solder pad)

==== Aplikasi ====
– Monitoring daya & arus baterai Li-ion / solar cell
– Power analyzer untuk proyek Arduino / ESP32
– Pengukur efisiensi sistem daya (robotik, inverter, IoT)
– Proteksi & logging daya otomatis
– Riset elektronika dan instrumentasi

==== Paket ====
1x Sensor Daya INA219 CJMCU-219 I2C 

Langsung checkout, Insan Bangor!
Biar proyekmu gak cuma nyala, tapi juga bisa ngitung dayanya — biar tahu seberapa efisien alat buatanmu dan seberapa jauh inovasimu bisa melaju.

UNTUK HARGA GROSIR CHAT US ^^

Pertanyaan Sebelum Membeli

Apa keunggulan INA219 dibanding sensor arus analog seperti ACS712?

INA219 bekerja secara Digital. Ia menggunakan ADC internal 12-bit untuk mengolah data, sehingga jauh lebih akurat dan tidak rentan terhadap gangguan listrik (noise) analog. Selain itu, ia bisa menghitung Watt (Daya) secara otomatis di dalam chip.

Bagaimana cara sensor ini mengukur arus?

Sensor ini menggunakan metode Shunt Resistor. Terdapat resistor bernilai sangat kecil pada modul. Chip akan mengukur perbedaan tegangan (voltage drop) yang melewati resistor tersebut dan mengonversinya menjadi nilai arus menggunakan Hukum Ohm.

Apakah sensor ini bisa mengukur arus AC?

Tidak. INA219 dirancang khusus untuk arus searah (DC). Jangan menggunakannya untuk mengukur arus PLN atau AC karena dapat merusak modul dan berbahaya.

Berapa batas maksimal tegangan dan arus yang bisa diukur?

Tegangan: Hingga 26V DC.

Arus: Secara standar hingga 3.2A. Namun, dengan mengganti resistor shunt atau mengubah konfigurasi melalui code, rentangnya bisa disesuaikan, meski varian standar ini paling optimal untuk perangkat elektronik kecil.

Bagaimana cara menyambungkannya jika saya menggunakan banyak sensor?

Karena menggunakan protokol I2C, kamu hanya butuh 2 kabel data (SDA & SCL) untuk banyak sensor. Kamu bisa mengubah alamat I2C modul dengan menyolder jumper (A0/A1) pada PCB, sehingga satu Arduino bisa membaca beberapa sensor INA219 sekaligus.

Review Pembeli

0 reviews
0
0
0
0
0

Belum ada ulasan.

Hanya pelanggan yang sudah login dan telah membeli produk ini yang dapat memberikan ulasan.