Sensor Daya INA219 CJMCU-219 I2C – Modul Pengukur Arus, Tegangan, dan Daya Presisi untuk Arduino & ESP32

Sensor Daya INA219 CJMCU-219 I2C – Modul Pengukur Arus, Tegangan, dan Daya Presisi untuk Arduino & ESP32

Sensor Daya INA219 CJMCU-219 I2C – Modul Pengukur Arus, Tegangan, dan Daya Presisi untuk Arduino & ESP32

SKU: SEN-0072

INA219 CJMCU-219 Digital Power Monitor adalah modul sensor presisi tinggi yang memungkinkan Anda memantau kesehatan daya pada proyek elektronik. Tidak hanya mengukur seberapa banyak arus yang mengalir, sensor ini juga memantau tegangan bus, sehingga sangat ideal untuk menghitung konsumsi energi total dalam satuan Watt atau mAh.

Modul ini sangat populer di kalangan pengembang IoT karena ukurannya yang ringkas dan adanya library siap pakai (seperti Adafruit INA219) yang memudahkan integrasi dengan Arduino, ESP32, maupun Raspberry Pi.
Apa keunggulan INA219 dibanding sensor arus analog seperti ACS712?

INA219 bekerja secara Digital. Ia menggunakan ADC internal 12-bit untuk mengolah data, sehingga jauh lebih akurat dan tidak rentan terhadap gangguan listrik (noise) analog. Selain itu, ia bisa menghitung Watt (Daya) secara otomatis di dalam chip.

Bagaimana cara sensor ini mengukur arus?

Sensor ini menggunakan metode Shunt Resistor. Terdapat resistor bernilai sangat kecil pada modul. Chip akan mengukur perbedaan tegangan (voltage drop) yang melewati resistor tersebut dan mengonversinya menjadi nilai arus menggunakan Hukum Ohm.

Apakah sensor ini bisa mengukur arus AC?

Tidak. INA219 dirancang khusus untuk arus searah (DC). Jangan menggunakannya untuk mengukur arus PLN atau AC karena dapat merusak modul dan berbahaya.

Berapa batas maksimal tegangan dan arus yang bisa diukur?

Tegangan: Hingga 26V DC.

Arus: Secara standar hingga 3.2A. Namun, dengan mengganti resistor shunt atau mengubah konfigurasi melalui code, rentangnya bisa disesuaikan, meski varian standar ini paling optimal untuk perangkat elektronik kecil.

Bagaimana cara menyambungkannya jika saya menggunakan banyak sensor?

Karena menggunakan protokol I2C, kamu hanya butuh 2 kabel data (SDA & SCL) untuk banyak sensor. Kamu bisa mengubah alamat I2C modul dengan menyolder jumper (A0/A1) pada PCB, sehingga satu Arduino bisa membaca beberapa sensor INA219 sekaligus.