Raspberry Pi Pico Sensor expansion board


Raspberry Pi Pico memiliki pin GPIO yang berbentuk male header (jika sudah disolder). Expansion board ini menyediakan slot khusus untuk menancapkan Pico dan memperluas setiap pin tersebut menjadi terminal kabel, pin header tambahan, atau bahkan port khusus (seperti port sensor 3-pin) agar pemasangan sensor menjadi lebih kokoh dan rapi.
Sebagian besar expansion board dirancang untuk menggantikan breadboard agar proyek kamu lebih permanen dan portabel. Namun, ada juga tipe Breadboard Adapter yang justru mempermudah pemasangan Pico ke atas breadboard standar.
Board ini biasanya dilengkapi dengan jalur (bus) tegangan tambahan. Karena Pico bekerja pada logika 3.3V, board ini menyediakan banyak titik akses pin 3.3V dan GND. Beberapa board juga menyediakan akses ke pin VBUS (5V) untuk sensor yang membutuhkan daya lebih besar.
Beberapa model kelas atas dilengkapi dengan chip regulator tambahan dan konektor baterai atau DC Jack. Ini memungkinkan kamu memberi daya pada Pico dan semua sensor melalui adaptor 7V-12V atau baterai tanpa merusak Pico.
Ya, selama versi Pico tersebut memiliki susunan pin standar (40-pin). Karena Raspberry Pi Pico, Pico W (Wireless), dan Pico 2 memiliki footprint yang identik, mereka semua bisa dipasang pada expansion board yang sama.













