Raspberry Pi Pico RP2040 RP 2040 ARM Micropython Standard 2MB


Perbedaannya sangat mendasar. Raspberry Pi 4/5 adalah sebuah komputer (SBC) yang menjalankan sistem operasi Linux. Sedangkan Raspberry Pi Pico adalah sebuah mikrokontroler, mirip dengan Arduino, yang hanya menjalankan satu program secara terus-menerus. Pico jauh lebih hemat daya dan lebih baik untuk mengontrol sensor atau motor secara langsung.
Pico dirancang sejak awal untuk mendukung MicroPython. Kamu cukup mencolokkan Pico ke komputer sambil menahan tombol BOOTSEL, lalu salin file firmware .uf2 ke dalamnya. Setelah itu, kamu bisa menggunakan aplikasi seperti Thonny IDE untuk langsung menulis kode Python tanpa perlu kompilasi yang lama.
Lubang pin pada sisi Pico memiliki desain setengah lingkaran (castellated). Ini memungkinkan kamu untuk menyolder header (kaki pin) agar bisa dipasang di breadboard, atau menyolder board Pico ini langsung di atas PCB lain (seperti modul SMD) untuk produksi massal yang lebih rapi.
Ini adalah fitur unik Pico. PIO memungkinkan kamu untuk membuat “protokol kustom” (seperti penggerak LED WS2812B, pembaca kartu SD, atau output VGA) menggunakan hardware khusus yang bekerja secara independen dari prosesor utama. Ini membuat Pico sangat bertenaga untuk tugas-tugas timing yang sangat cepat.
Pico memiliki regulator internal yang sangat fleksibel (buck-boost). Kamu bisa memberi daya melalui port USB (5V) atau melalui pin VSYS dengan tegangan antara 1.8V hingga 5.5V. Ini artinya Pico bisa ditenagai dengan stabil menggunakan 2 atau 3 buah baterai AA maupun baterai Li-ion.













