MQ-2 MQ2 LPG BUTANE METHANE GAS SMOKE SENSOR MODULE FOR ARDUINO UNO MEGA

MQ-2 MQ2 LPG BUTANE METHANE GAS SMOKE SENSOR MODULE FOR ARDUINO UNO MEGA

MQ-2 MQ2 LPG BUTANE METHANE GAS SMOKE SENSOR MODULE FOR ARDUINO UNO MEGA

SKU: SEN-0013

MQ-2 Gas & Smoke Sensor Module adalah solusi keamanan terpadu untuk rumah dan industri. Menggunakan material sensitif SnO2 (Timah Dioksida), konduktivitas sensor ini akan meningkat seiring dengan meningkatnya konsentrasi gas yang mudah terbakar atau asap di udara.

Modul ini sangat ramah bagi pengembang karena dapat beroperasi pada tegangan 5V DC, sehingga kompatibel langsung dengan Arduino Uno, Mega, maupun sistem mikrokontroler lainnya. Ukurannya yang ringkas memudahkan pemasangan pada langit-langit ruangan atau di dekat instalasi pipa gas.
Gas apa saja yang bisa dideteksi oleh sensor MQ-2?

MQ-2 adalah sensor gas “kombinasi”. Ia sangat sensitif terhadap LPG, Butana, Propana, Metana (LNG), Alkohol, Hidrogen, dan Asap. Karena kemampuannya mendeteksi asap dan gas mudah terbakar sekaligus, sensor ini adalah standar untuk alarm kebakaran dan kebocoran gas.

Mengapa sensor MQ-2 saya mengeluarkan bau “gosong” saat pertama kali dinyalakan?

Sama seperti sensor MQ lainnya, MQ-2 memiliki elemen pemanas (heater) di dalamnya. Pada penggunaan pertama kali (proses burn-in), lapisan pelindung pada elemen pemanas mungkin akan menguap dan menimbulkan sedikit bau atau panas. Ini normal dan akan hilang setelah beberapa jam penggunaan.

Seberapa cepat respon sensor ini terhadap asap?

Sensor ini memiliki respon yang sangat cepat (kurang dari 10 detik) terhadap asap pekat. Namun, sensitivitasnya terhadap asap bergantung pada jarak sumber asap dan sirkulasi udara di ruangan tersebut.

Apa perbedaan antara Output Analog (AO) dan Digital (DO)?

Analog Output (AO): Memberikan nilai tegangan yang berubah sesuai konsentrasi gas. Semakin banyak asap/gas, nilai analognya semakin tinggi. Cocok untuk memantau “tren” kenaikan gas.

Digital Output (DO): Memberikan sinyal ON/OFF. Kamu bisa mengatur threshold (ambang batas) melalui potensiometer agar sensor mengirim sinyal HIGH/LOW saat terdeteksi asap pada tingkat tertentu.

Bagaimana cara kalibrasi sensor ini agar tidak sering terjadi “False Alarm”?

Nyalakan sensor di udara bersih selama minimal 2 menit. Putar Potensiometer pada modul hingga lampu indikator output tepat mati. Dengan begitu, sensor hanya akan aktif jika ada peningkatan konsentrasi gas di atas kadar udara normal.