KY-40 ROTARY ENCODER SENSOR MODULE FOR ARDUINO NANO MINI UNO 2560

KY-40 ROTARY ENCODER SENSOR MODULE FOR ARDUINO NANO MINI UNO 2560

KY-40 ROTARY ENCODER SENSOR MODULE FOR ARDUINO NANO MINI UNO 2560

SKU: SEN-0024

KY-40 Rotary Encoder Module adalah perangkat input inkremental yang mengubah gerakan rotasi menjadi sinyal pulsa digital. Modul ini adalah solusi paling elegan untuk menggantikan tombol navigasi yang membosankan pada proyek-proyek seperti pemutar musik DIY, pengatur suhu ruangan, atau kontrol menu pada layar LCD/OLED.

Setiap kali diputar, encoder ini akan memberikan "klik" mekanis yang terasa mantap di jari, memberikan umpan balik taktil yang memuaskan bagi pengguna.

Fitur Unggulan:

Rotasi Tak Terbatas: Bisa diputar terus-menerus ke arah mana saja tanpa takut merusak komponen.

Integrated Switch: Dilengkapi pin SW untuk fungsi tombol tekan, menghemat ruang pada panel box kamu.

Mudah Dipasang: Memiliki 5 pin (CLK, DT, SW, VCC, GND) yang kompatibel dengan kabel jumper standar dan tegangan 3.3V hingga 5V.

Kompatibilitas Luas: Sangat pas digunakan pada Arduino Nano, Uno, Mega, hingga modul ESP32 dan Raspberry Pi.
Apa perbedaan Rotary Encoder dengan Potensiometer biasa?

Berbeda dengan potensiometer yang memiliki batas putaran (biasanya 270°), Rotary Encoder dapat diputar tanpa batas (360°) ke arah mana pun. Selain itu, KY-40 memberikan output digital berupa pulsa, sehingga tidak akan mengalami “aus” atau nilai yang melompat-lompat seperti potensiometer analog yang sudah lama.

Apa fungsi tombol pada KY-40?

Modul KY-40 memiliki built-in push button. Jika kamu menekan poros (gagang) encoder, ia akan berfungsi sebagai saklar tekan. Ini sangat berguna untuk membuat antarmuka menu: putar untuk memilih opsi, dan tekan untuk konfirmasi (Enter).

Mengapa pembacaan nilai encoder saya sering melompat atau tidak akurat?

Hal ini biasanya disebabkan oleh fenomena Contact Bounce (getaran mekanis saat kontak saklar terjadi). Kamu bisa mengatasinya dengan menambahkan kapasitor kecil (0.1uF) pada jalur sinyal atau menggunakan teknik Debouncing melalui kode program (Software Debounce).

Bagaimana cara menentukan arah putaran (Searah Jarum Jam atau Kebalikannya)?

KY-40 menggunakan sinyal Quadrature. Ia memiliki dua output: CLK (Phase A) dan DT (Phase B). Dengan membandingkan mana yang berubah status lebih dulu (HIGH ke LOW), mikrokontroler bisa mengetahui apakah encoder diputar ke kanan (CW) atau ke kiri (CCW).

Apakah sensor ini bisa digunakan untuk mengukur kecepatan motor?

Meskipun bisa secara teknis, KY-40 dirancang untuk interaksi manusia (input panel). Untuk mengukur RPM motor yang sangat tinggi, sebaiknya gunakan Optical Encoder atau Hall Effect Sensor karena KY-40 memiliki batasan kecepatan mekanis.