Sensors, Arduino, TUTORIAL

TTP223B Touch Sensor: Cara Kerja, Pinout, dan Cara Menghubungkan ke Arduino UNO

TTP223B bekerja berdasarkan prinsip capacitive sensing. Setiap objek memiliki kapasitansi alami, termasuk jari manusia. Ketika benda konduktif seperti jari mendekati atau menyentuh electrode pada sensor, nilai kapasitansi sistem akan berubah.

IC TTP223-BA6 kemudian memproses perubahan ini menggunakan oscillator circuit yang menghasilkan sinyal digital. Control logic circuit akan mengevaluasi sinyal tersebut untuk mendeteksi apakah terjadi sentuhan.

Selanjutnya, output driver circuit akan mengubah (toggle) status pin output sebagai indikasi adanya atau tidak adanya touch. Seluruh proses ini dikendalikan sepenuhnya oleh IC TTP223-BA6, sehingga deteksi sentuhan dapat berlangsung secara stabil, responsif, dan andal tanpa perlu rangkaian tambahan yang rumit.

TTP223B Touch Sensor Pinout

TTP223B memiliki tiga pin utama:

  1. VCC (Power)
    Digunakan untuk supply tegangan 2.0V–5.5V DC. Bisa langsung terhubung ke sistem 3.3V atau 5V seperti Arduino dan ESP.
  2. Signal (Output Digital)
    Merupakan pin output digital. Saat touch terdeteksi, pin akan HIGH. Jika tidak ada sentuhan, pin LOW. Cocok langsung ke pin digital input microcontroller.
  3. GND (Ground)
    Harus dihubungkan ke ground sistem agar rangkaian bekerja stabil dan tidak terjadi gangguan.

Interfacing TTP223B Touch Sensor dengan Arduino UNO

Komponen yang digunakan :

  1. TTP223B Touch Sensor
  2. Arduino Uno
  3. Breadboard
  4. LED indikator
  5. Resistor
  6. Jumper
  7. Kabel USB
  8. Software Arduino IDE

Digunakan untuk supply tegangan 2.0V–5.5V DC. Bisa langsung terhubung ke sistem 3.3V atau 5V seperti Arduino dan ESP.

Untuk menghubungkan TTP223B dengan Arduino UNO, rangkaiannya cukup sederhana dan tidak memerlukan komponen tambahan yang rumit.

Pin VCC pada TTP223B dihubungkan ke pin 5V Arduino, sedangkan pin GND dihubungkan ke GND Arduino. Dengan koneksi ini, sensor mendapatkan supply tegangan yang stabil sehingga dapat bekerja dengan optimal dalam mendeteksi sentuhan. Pin Signal pada sensor dihubungkan ke digital pin 2 Arduino. Pin ini berfungsi sebagai jalur komunikasi antara sensor dan Arduino. Ketika sensor mendeteksi sentuhan, pin Signal akan berubah menjadi HIGH (sekitar 5V). Jika tidak ada sentuhan, output akan berada pada kondisi LOW.

Sebagai indikator, sebuah LED merah dipasang pada digital pin 4 Arduino melalui resistor 100 ohm. Resistor ini berfungsi membatasi arus agar LED tidak mengalami kerusakan akibat arus berlebih.

Saat permukaan sensor disentuh, TTP223B akan mengubah output menjadi HIGH. Arduino membaca sinyal tersebut melalui pin 2, kemudian menyalakan LED pada pin 4 sebagai indikator visual. Selain itu, Arduino juga menampilkan pesan “Touch Detected” pada Serial Monitor di Arduino IDE sebagai feedback tambahan melalui software.

/*
Interfacing TTP223B Touch Sensor with Arduino
by www.PlaywithCircuit.com
*/
// Define pin numbers
const int touchPin = 2;  // Define the pin number for touch sensor
const int ledPin = 4;    // Define the pin number for LED
void setup() {
// Initialize serial communication at 9600 baud
Serial.begin(9600);
// Set pin modes
pinMode(touchPin, INPUT);  // Set touchPin as input
pinMode(ledPin, OUTPUT);   // Set ledPin as output
}
void loop() {
// Read the state of the touch sensor
int touchState = digitalRead(touchPin);
// Check if touch is detected
if (touchState == HIGH) {
// Turn on LED
digitalWrite(ledPin, HIGH);
// Print touch detected message
Serial.println("Touch detected!");
// Staty in the below loop as long as touch is detected.
while (digitalRead(touchPin) == HIGH);
} else {
// Turn off LED
digitalWrite(ledPin, LOW);
}
}

TTP223B adalah solusi sederhana dan efektif untuk menggantikan push button mekanis dengan sistem touch yang lebih modern dan minim keausan. Dengan wiring yang mudah, kompatibilitas luas dengan Arduino, serta output digital yang langsung terbaca, modul ini sangat cocok untuk berbagai project elektronik, mulai dari prototype sederhana hingga aplikasi embedded yang lebih kompleks. Dengan memahami cara kerja dan interfacing-nya, penggunaan TTP223B menjadi praktis, stabil, dan siap diintegrasikan ke berbagai sistem berbasis microcontroller.

Tinggalkan Balasan