SGP30 Gas Sensor – Sensor Kualitas Udara TVOC & eCO₂
Sensor ini digunakan untuk mengukur kualitas udara dalam ruangan secara digital. SGP30 mendeteksi dua parameter utama:
eCO2 (Equivalent CO2): Estimasi konsentrasi karbon dioksida berdasarkan deteksi gas hidrogen.
TVOC (Total Volatile Organic Compounds): Konsentrasi senyawa organik yang mudah menguap (seperti asap, bau cat, atau gas kimia).
Modul hitam ini memiliki mounting holes (lubang baut) yang lebih lebar dan terpisah dari sirkuit utama. Hal ini memudahkan pemasangan pada casing atau panel box menggunakan sekrup tanpa risiko merusak komponen sensor. Selain itu, desain ini memberikan sirkulasi udara yang lebih baik di sekitar sensor.
Modul ini biasanya dilengkapi dengan regulator internal. Anda dapat memberikan tegangan 3.3V hingga 5V DC pada pin VIN. Namun, untuk komunikasi data (SCL/SDA), pastikan level logikanya sesuai dengan mikrokontroler Anda (3.3V untuk ESP32/Raspberry Pi, 5V untuk Arduino Uno).
SGP30 memiliki fitur self-calibration (autokalibrasi). Namun, saat pertama kali dinyalakan, sensor memerlukan waktu pemanasan (warm-up) sekitar 15-60 detik sebelum memberikan pembacaan yang stabil. Untuk akurasi maksimal, sensor sebaiknya dijalankan terus-menerus selama 12 jam pada penggunaan pertama.
Nilai 400 ppm adalah konsentrasi dasar (baseline) karbon dioksida di atmosfer bumi (udara luar yang bersih). Sensor SGP30 tidak akan menunjukkan angka di bawah 400 ppm karena itu adalah standar referensi udara bersih.
SGP30 dirancang khusus untuk penggunaan dalam ruangan (indoor). Paparan langsung terhadap debu ekstrem, air, atau polusi luar ruangan yang sangat pekat dalam waktu lama dapat merusak lapisan membran sensor.











